Pada hari Rabu, 6 Mei 2026, Telkom University melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan judul “Implementasi Website Deteksi Dini Risiko Diabetes Melitus Berbasis Machine Learning di Posyandu Melati Desa Cipagalo.” Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Telkom University dalam mendukung pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui inovasi yang berbasis kebutuhan dan perkembangan teknologi terkini.

Program pengabdian ini dipimpin oleh R. Yunenda Nur Fu’ada sebagai ketua tim, dengan anggota tim dosen Aminah Indahsari Marsuki dan Thalita Dewi Rahmaniar. Kegiatan ini juga didukung oleh mahasiswa Adhitya Nur Cahyo, Aferina Mutiara Hayyu Saputra, dan Zidhan Yoga Pratama yang turut berkontribusi dalam proses persiapan, implementasi, serta pendampingan penggunaan website kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Melati, Desa Cipagalo, dengan melibatkan kader kesehatan dan masyarakat setempat sebagai peserta utama.
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi tantangan bagi sektor kesehatan. Oleh karena itu, upaya deteksi dini menjadi langkah penting dalam mengidentifikasi risiko penyakit sejak awal sehingga masyarakat dapat melakukan tindakan pencegahan dan pengelolaan kesehatan secara lebih efektif. Menjawab kebutuhan tersebut, tim pengabdian mengimplementasikan sebuah website berbasis machine learning yang dirancang untuk membantu proses identifikasi risiko diabetes melitus secara cepat, mudah, dan mudah diakses oleh masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai diabetes melitus, faktor-faktor risiko yang memengaruhi terjadinya penyakit, serta pentingnya deteksi dini dalam menjaga kesehatan. Selanjutnya, tim memperkenalkan fitur dan cara penggunaan website, dilanjutkan dengan sesi demonstrasi dan pendampingan bagi peserta dalam mengakses serta menggunakan sistem untuk memperoleh hasil prediksi risiko diabetes berdasarkan data yang dimasukkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai diabetes melitus, faktor-faktor risiko yang memengaruhi terjadinya penyakit, serta pentingnya deteksi dini dalam menjaga kesehatan. Selanjutnya, tim memperkenalkan fitur dan cara penggunaan website, dilanjutkan dengan sesi demonstrasi dan pendampingan bagi peserta dalam mengakses serta menggunakan sistem untuk memperoleh hasil prediksi risiko diabetes berdasarkan data yang dimasukkan.




Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam bidang kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kehadiran website deteksi dini risiko diabetes melitus berbasis machine learning diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan skrining awal yang mendukung upaya pencegahan penyakit di tingkat masyarakat. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan peran aktif Telkom University dalam mengimplementasikan hasil penelitian dan inovasi teknologi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, kader kesehatan, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan literasi kesehatan digital serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, adaptif, dan siap menghadapi era transformasi digital.
